Tahu Table Manner? Ini Lah Urutan Makan Yang Benar Dalam Dunia Kuliner

Apa kalian tahu dengan istilah table manner? Singkatnya table manner adalah tata cara saat makan, berdasarkan bagaimana cara duduk, menggunakan alat makan, dan etika saat menikmati makanan. Namun, di dalam table manner tersebut terdapat tata urutan saat makan yang baik dan benar.

Urutan tersebut dimulai dari hidangan pembuka (Appetizer), hidangan utama (Main Course), dan hidangan penutup (Dessert). Tapi tahukah kalian pengertian dari ketiganya? Jika ingin mengetahuinya lebih lanjut, simaklah terus berikut pengertian dari hidangan pembuka, hidangan utama, hidangan penutup.

1. Hidangan Pembuka

Hidangan pembuka atau yang dikenal dengan sebutan “Appetizer” ini adalah makanan pembuka yang dihidangkan dalam bentuk porsi yang kecil, atau sebuah hidangan yang akan memberikan dorongan selera makan pada penikmat sebelum lanjut menikmati main course atau makanan utama.

Fungsi utama disajikan hidangan pembuka ini untuk merangsang nafsu makan, sehingga orang tersebut dapat lebih menikmati hidangan utamanya.

Untuk contoh makanan pembuka ini cukup banyak dan bervariasi, namun terdapat 2 jenis hidangan pembuka yaitu dingin (cold) dan panas (hot). Berikut beberapa contoh makanan pembuka.

2. Hidangan pembuka Dingin (Cold)

Hidangan pembuka yang dihidangkan secara dingin atau beku.

Contohnya seperti Selada buah, Selada Sayur, Cocktail, Canape, Pate, dan Aspic Jelly.

3. Hidangan pembuka Panas (Hot)

Hidangan pembuka yang disajikan dalam keadaan panas atau sudah melalui proses pemasakan.

Contohnya seperti Risoles, Croquette, Sandwich, Galantine, Ballotine, Croquette, dan lainnya.

4. Hidangan utama

Hidangan utama atau yang biasa disebut dengan Main Course ini adalah makanan utama dengan berbagai menu hidangan lengkap. Untuk ukuran hidangan utama ini lebih besar dibandingkan dengan hidangan pembuka.

Untuk contoh hidangan utama ini bervariasi dan tergantung keinginan penikmat. Namun, secara umum hidangan utama (main course) seperti:

Lauk pauk hewani, seperti daging ayam, daging sapi, ikan, hingga seafood. Untuk pengolahannya bermacam-macam cara dan porsinya pun agak besar.

Sayur-sayuran, untuk menu yang satu ini selalu ada di main course, seperti buncis, bunga kol, lobak, brokoli. Umumnya porsi yang diberikan sekitar 75 gram.

Nasi, untuk porsi nasi ini tergantung dari masing-masing penikmat.

5. Hidangan Penutup

Hidangan penutup atau yang biasa disebut dengan “Dessert” ini merupakan makanan tambahan yang dihidangkan setelah menikmati hidangan utama. Pada dasarnya hidangan penutup ini sering disebut sebagai “makanan pencuci mulut”. Hidangan penutup ini juga sering disebut The final course atau The last course dengan sajian makanan yang manis-manis.

Sama seperti makanan pembuka, makanan penutup ini juga terdapat 2 jenis sajiannya yaitu makanan penutup dingin (Cold Dessert) dan makanan penutup panas (Hot Dessert). Berikut beberapa Contoh makanan penutup:

6. Makanan penutup dingin (Cold Dessert)

Makanan penutup yang dihidangkan dingin atau beku. Meskipun dihidangkan dingin atau beku, tapi tidak semua menu hidangan penutup dingin dibuat dengan dimasukkan ke dalam lemari es.

Hidangan penutup ini benar-benar disajikan dalam suhu yang dingin atau bisa juga disajikan beku. Contohnya seperti Ice Cream, Pudding, Yogurt beku, Fruit Pie, Cake, Mousses, Sorbet, dan lainnya.

7. Makanan penutup Panas (Hot Dessert)

Hot dessert ini merupakan sajian dessert yang dihidangkan pada proses pemasakan atau temperatur suhu yang panas. Menghidangkan hot dessert ini pun harus benar-benar panas atau hangat, bahkan alat yang untuk menghidangkannya pun juga benar-benar hangat atau panas.

Contoh hot dessert ini seperti: Banana Flambé, Apple pie, Souffles, Crepes, Hot pudding Fritters, dan masih banyak lainnya.

Sekian ulasan seputar table manner yang biasa menjadi tradisi cara makan orang barat. Kunjungi situs zonamakan untuk lebih mengenal tentang kuliner dunia.