Ketahui Dampak Berikut Sebelum Gunakan Jasa Disinfektan

Akhir-akhir ini penggunaan jasa penyemprotan disinfektan semakin marak dipilih masyarakat. Terlebih setelah adanya virus baru yang menyerang dunia bahkan penyebarannya sudah dikategorikan pada pandemi global. Masyarakat menganggap bahwa penggunaan disinfektan bisa membantu menghambat pertumbuhan virus dan membunuhnya sehingga tidak bisa menginfeksi manusia.

Dampak Penggunaan Disinfektan

Meskipun disinfektan ini bisa memberikan fungsi yang baik untuk membunuh mikroorganisme bahaya yang bisa mengancam kesehatan masyarakat, namun rupanya penggunaan disinfektan pun punya dampak yang tidak baik. Berikut ini adalah beberapa dampak yang mungkin akan terjadi karena penggunaan disinfektan ini, terlebih jika penggunaannya terlalu berlebihan. Apa sajakah dampaknya?

  • Bisa Membahayakan Tubuh jika Terpapar Cairannya

Pada dasarnya, bahan yang digunakan oleh jasa disinfektan untuk membuat cairan disinfeksi adalah bahan-bahan kimia. Seperti yang diketahui, bahan kimia ini mempunyai dampak yang buruk bagi tubuh. Terlebih ketika  sering bersinggungan langsung dengan bahan tersebut. Ketika masyarakat melakukan disinfeksi, atau penyemprotan disinfektan pada barang-barang atau rumah dan lingkungan mereka, tentu bahan kimia tersebut akan tersebar ke lingkungan.

Lama-kelamaan, bahan kimia tersebut bisa mengumpul bahkan mengendap. Jika nantinya bahan tersebut menyatu dengan udara, meskipun mikroorganisme tersebut sudah mati, namun bahan kimianya bisa membahayakan saat terpapar pada tubuh. Efek samping yang mungkin terjadi pun cukup banyak, dari mulai masalah alergi kulit hingga masalah pada pernapasan.

  • Merusak Lingkungan

Penggunaan bahan kimia pada jasa disinfektan selain bisa memberi dampak buruk bagi tubuh jika terpapar langsung, bisa merusak lingkungan juga. Saat jumlah bahan kimia tidak terkontrol yang akhirnya menyatu dengan udara, kemudian udara mengalami pergerakan oleh angin, atau akhirnya turun air hujan yang menjadikan bahan kimia tersebut jatuh ke tanah, secara otomatis bahan kimia tersebut akan mencemari tanah dan lingkungan. Itu bisa menghalangi pertumbuhan tumbuhan, dan juga bisa mencemari air hingga organisme di dalamnya.

  • Membunuh Mikroorganisme yang Dibutuhkan Lingkungan

Dampak lain yang juga cukup berbahaya adalah membunuh mikroorganisme lain yang ternyata dibutuhkan Seperti yang kita tahu, bahan kimia pada disinfektan berguna untuk membunuh mikroorganisme pada benda-benda. Namun, rupanya bukan hanya virus atau bakteri penyebab penyakit saja yang terbunuh, melainkan juga mikroorganisme lain yang dibutuhkan oleh lingkungan. Misalnya saja mikroorganisme yang bertugas untuk melakukan penguraian pada sampah. Jika ia hilang, maka akan terjadi ketidakstabilan pada keseimbangan ekosistem. Apalagi bahan kimia tertentu sangat sulit hilangnya.

Tips Penggunaan Disinfektan yang Aman

Melihat beberapa dampak yang ditimbulkan dari penggunaan cairan disinfeksi karena bahan kimia yang terkandung di dalamnya, tentu Anda harus lebih berhati-hati. Namun, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk meminimalisir risiko tersebut. Tentunya dengan memilih jasa disinfektan yang menyediakan cairan disinfeksi aman untuk lingkungan maupun tubuh.

  1. Ketika akan menggunakan disinfeksi, hindari penggunaan dengan cara disemprot. Lebih baik jika hanya dilakukan dengan pengelapan pada benda-benda yang ada di rumah maupun di kantor seperti meja, gagang pintu, lemari, kursi dan sebagainya.
  2. Gunakan bahan kimia yang mudah terurai, sebagai contoh hindari penggunaan bahan seperti klorin yang sering ada pada pemutih pakaian
  3. Lebih baik gunakan cairan antiseptik yang memiliki kadar rendah bahan kimia
  4. Hanya gunakan disinfektan pada tempat-tempat tertentu
  5. Jauhkan tubuh ketika ada penggunaan disinfektan dan pastikan untuk memberi jeda waktu sebelum memegang benda yang sudah terkena disinfektan

Pada dasarnya, kehadiran jasa disinfektan atau inisiatif masyarakat untuk membuat cairan disinfeksi ini memanglah baik dan patut diapresiasi. Meskipun begitu, perlu diperhatikan juga beberapa dampak dan tips tersebut agar pada penggunaannya jadi lebih bijak lagi dan tidak merugikan diri maupun lingkungan sekitar.